Sabtu, 19 Februari 2011

Ada apa dengan si bijak?

Ada apa dengan anda wahai orang bijak?
Sepertinya anda kehilangan ketenangan
Kepintaran anda seperti terhalang
Seperti ada yang memaku langkah anda di masa lalu

Ada apa dengan anda?
Saya sudah membuka jalan untuk anda
Tidak akan mmenghalangi langkah anda

Sebenarnya apa yang anda pikirkan?
Bahkan anda tidak bercerita kepada saya
Anda harus tahu, anda mengajarkan suatu hal kepada saya
"Anda tidak sendiri karena kita manusia, kita ditakdirkan untuk bersama"

Mudah-mudahan anda mengerti
Saya mengagumi anda,wahai orang bijak
Dan saya ingin anda mengetahuinya.

Jumat, 11 Februari 2011

New horizon

I was a pathetic person in certain condition, but not anymore.
I won't ask again if she is the one or not,
I'll just carry on,
I am a Man with dignity,
Pride, and won't beg her for love.

This is my pray, and a man's word.
Bismillah.

Kamis, 10 Februari 2011

maaf tulisan saya kacau sekali akhir-akhir ini

bahkan saya tidak bisa menganggap itu tilisan..
maaf saya sedang tidak dalam kondisi yang baik untuk menulis..
jadi mohon maaf kepada para pembaca atas ketidaknyamanan yang terjadi.

(kayak ada yang baca aja... :D )

Minggu, 07 November 2010

Pintu Dunia

terlalu banyak yang tak kumengerti
dan haus ku akan semua hal tak tertahankan
aku memandang bumi,
menerawang langit,
lalu ku teriak, "Aku ingin memahami dunia!"

ku coba pahami gemercik air,
ku bayangkan desiran angin,
kulihat manusia bercengkrama,
aku mencoba menjadi butiran air yang lebih besar
dibandingkan butiran lain yang ada di samudera

khayalanku sangat luas,
jika dibandingkan dengan ruang di kepalaku ini
mimpiku sangat besar,
dan harus ku topang dengan kaki kecilku ini

namun seketika kusadari,
bagaimana aku bisa memahami dunia,
sedangkan engkau tak sedikitpun kumengerti

engkau bisa muncul di pikiranku saat aku merenungi alam,
sedangkan aku tak tahu kenapa bisa terjadi demikian
engkau hadir di mimpiku saat aku mengistirahatkan raga ini,
tanpa sedikitpun aku menyadarinya

aku berpikir,
ternyata tuhanpun sayang kepada hambanya ini
hambanya yang mencoba hal yang tak mungkin ditanggungnya
dengan memberi satu tujuan,
bahwa aku harus memahami engkau dahulu

karena engkau adalah awal langkahku memahami dunia,
dan dengan engkau
aku yakin dapat mengerti dunia dengan lebih baik
dan indah seperti dirimu,
Iya,dirimu

-IRS-