Minggu, 07 November 2010

Pintu Dunia

terlalu banyak yang tak kumengerti
dan haus ku akan semua hal tak tertahankan
aku memandang bumi,
menerawang langit,
lalu ku teriak, "Aku ingin memahami dunia!"

ku coba pahami gemercik air,
ku bayangkan desiran angin,
kulihat manusia bercengkrama,
aku mencoba menjadi butiran air yang lebih besar
dibandingkan butiran lain yang ada di samudera

khayalanku sangat luas,
jika dibandingkan dengan ruang di kepalaku ini
mimpiku sangat besar,
dan harus ku topang dengan kaki kecilku ini

namun seketika kusadari,
bagaimana aku bisa memahami dunia,
sedangkan engkau tak sedikitpun kumengerti

engkau bisa muncul di pikiranku saat aku merenungi alam,
sedangkan aku tak tahu kenapa bisa terjadi demikian
engkau hadir di mimpiku saat aku mengistirahatkan raga ini,
tanpa sedikitpun aku menyadarinya

aku berpikir,
ternyata tuhanpun sayang kepada hambanya ini
hambanya yang mencoba hal yang tak mungkin ditanggungnya
dengan memberi satu tujuan,
bahwa aku harus memahami engkau dahulu

karena engkau adalah awal langkahku memahami dunia,
dan dengan engkau
aku yakin dapat mengerti dunia dengan lebih baik
dan indah seperti dirimu,
Iya,dirimu

-IRS-

Kamis, 04 November 2010

Sebuah ide yang berubah menjadi realita, AEROEXPO ITB

"AEROEXPO 2010 TERBANG MENGANGKASA, terus bangkit meningkatkan kualitas bangsa..."

Mimpi kami yang menjadi kenyataan, sebuah ide yang berubah menjadi realita, saat lelah berubah menjadi senyum puas.

Kami bangga bisa menjadi bagian perkembangan dunia dirgantara Indonesia, dengan mimpi kami didalamnya. Dengan peluh yang membasahi tubuh, tanpa lelah menghadapi segala tantangan untuk merubah cita jadi nyata.

Kami bangga mempersembahkan segenap kemampuan kami untuk Indonesia, kemampuan yang mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan bapak-bapak "disana", dan yang membedakan antara mereka dan kami hanya sebuah kata, "realisasi".

Maafkan kami atas kekurangan-kekurangan ini. Tunggu kami saat bermetamorphosa menjadi seorang yang lebih bermanfaat untuk Indonesia. Tunggu kami,
di AEROEXPO 2012.

...Karena mimpi kami tidak terbatas hanya disini, wahai Indonesia...

Minggu, 24 Oktober 2010

Hey you!

"You and I sharing snow fall and the beach sand in our thoughts, Writing love words with our whispers in our hearts"

FLOAT - Stupido Ritmo

Sabtu, 23 Oktober 2010

Menunggu..

"....and i've been keeping all the letters that i wrote to you, each one a line or two, ' im fine baby, how are you?' well i would send them but i know that its just not enough, my words were cold and flat, and you deserve more than that...."

Michael buble - home


Saat kemarin ku buka lemari es itu,
ku lihat hati yang ku simpan membesar,
kupikir sebentar lagi dia tidak akan bisa disimpan disana,
dia tak dapat dibekukan lagi,
kurasa hatiku pun tak sabar lagi,
untuk diselimuti jiwa,
atau mati...

-IRS-

Rabu, 20 Oktober 2010

PENA, PEDANG BERMATA DUA

Ada sebuah ungkapan di jaman pertengahan yang berbunyi, “sebuah berita dapat menghancurkan sebuah negara dalam waktu sehari, dan pekerjaan tersebut baru bisa dilakukan penyihir selama setahun.” Ungkapan tersebut menggambarkan bahwa kekuatan sebuah berita dapat memengaruhi pemikiran manusia yang membacanya, dan media massa merupakan sarana yang ampuh untuk dijadikan tempat persebaran berita.

Lalu timbul pertanyaan, bagaimana cara menyampaikan berita atau sekedar menulis untuk media massa? Apakah berita yang ditulis akan mempengaruhi khalayak umum secara signifikan? Atau bagaimana cara tulisan ini dapat dimuat di media massa?

Tulisan dapat dibentuk untuk mengarahkan pemikiran masyarakat yang membaca kepada opini yang terbentuk dari berita tersebut. Tulisan dapat juga memaparkan kejadian-kejadian yang diangkat secara gambling, mengangkat sisi postif dan negatif dari kejadian tersebut tanpa mengarahkan pemikiran masyarakat pembaca dengan harapan masyarakat menanggapi dengan bijak kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar mereka.

Hal pertama yang dibutuhkan untuk menulis adalah topik berita. Topik dapat dincari dengan cara memperhatikan kejadian-kejadian yang menjadi pusat perhatian massa atau dapat juga dicari dengan cara pergi ke suatu tempat lalu mencari hal yang kurang diperhatikan masyarakat untuk diangkat sebagai berita, dengan tujuan agar masyarakat tanggap dengan berita yang diangkat.

Setelah mendapatkan topik berita, mulailah mencari data tentang topik tersebut. Data-data dapat dicari dengan cara wawancara langsung, mengutip ucapan orang-orang yang mempunyai kaitan dengan topic yang diangkat, atau memcari referensi tentang topik tulisan. Bentuk dan arah fokus berita yang akan ditulis sebisa mungkin tergambar dari data-data yang dicari.

Data yang sudah dikumpulkan dapat diolah untuk dijadikan tulisan. Saat meracik data-data tersebut menjadi tulisan yang utuh, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah tulisan yang dibuat haruslah fokus dan tidak melenceng dari topic yang ingin di angkat, memakai data sekaligus memposisikannya ditempat yang tepat dalam tulisan dengan tujuan masyarakat pembaca tidak rancu membaca tulisan dan tulisan menjadi sistematis untuk dibaca masyarakat.

Membuat tulisan yang sistematis juga bermanfaat untuk mempermudah pengarahan pemikiran masyarakat pembaca, namun sebaiknya berita yang ditulis adalah berita yang tidak mengarahkan pemikiran masyarakat pembaca kepada hal-hal yang buruk, termasuk membuat pemikiran yang skeptis dari topik yang diangkat.

Hal lain yang harus diperhatikan dalam menulis untuk media massa adalah gaya tulisan yang digunakan. Setiap media massa mempunyai gaya tulisan tersendiri dalam mengemas berita-berita yang dimuat didalamnya. Penentuan gaya tulisan ini dapat memengaruhi tulisan dalam hal pemilihan media massa tempat tulisan akan dimuat.

Tulisan yang dibuat bisa saja tidak diterima di satu media massa tertentu namun dapat masuk di media massa yang lain. Masyarakat pembaca akan memilih media massa yang mengemas berita-berita yang cocok dengan gaya tulisan yang mereka sukai. Gaya tulisan yang digunakan juga dapat diajdikan sarana agar tulisan-tulisan yang dibuat berikutnya dapat dibaca kembali oleh masyarakat pembaca karena mereka menyukai gaya tulisan yang dipakai. Dari kondisi ini juga disimpulkan juga bahwa tulisan juga harus dibuat dengan memperhatikan masyarakat pembaca yang akan membaca tulisan yang dibuat.

Judul dari tulisan yang dibuat juga sangat mempengaruhi minat dari masyarakat untuk membaca tulisan yang dibuat. Judul-judul yang bagus, provokatif, atau nyeleneh akan membuat tulisan menjadi menarik untuk dibaca. Judul juga dapat mempermudah tulisan untuk dimuat ke media massa, karena editor media massa biasanya mencari tulisan yang mempunyai nilai berita yang tinggi atau judul-judul tulisan yang menarik agar medianya dibaca banyak orang.

Harus disadari sekali lagi bahwa tulisan mempunyai kekuatan yang besar untuk memengaruhi pemikiran manusia, dan jika disalahgunakan atau dibuat tanpa memikirkan dampak jangka panjangnya dapat mengakibatkan rusaknya pandangan tentang hal yang diangkat sebagai berita.

Contoh tulisan yang dirasa kurang baik adalah tulisan yang mengangkat berita tentang kecelakaan pesawat terbang tanpa melihat terlebih dahulu melihat sebab dari kejadian tersebut. Sang penulis hanya menulis berita yang “menguntungkan” baginya saja tanpa mempertimbangkan dampak yang akan terjadi pada masyarakat, baik pemikiran yang terbentuk akibat berita tersebut ataupun pandangan masyarakat tentang transportasi pesawat tersebut.

Mulailah membuat berita yang baik dan benar, karena berita yang baik dan benar akan memberikan informasi yang baik pula bagi masyarkat dan mungkin saja informasi tersebut adalah ilmu pengetahuan yang baik bagi masyarakat untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan mereka tentang dunia. Lihatlah kondisi sekitar kita, rasakan perihnya kondisi yang ada, lalu olah menjadi suatu yang bermafaat, sesuatu yang dapat menyejukkan jiwa dan raga dari perihnya rasa, agar menghasilkan sesuatu yang baik untuk merubah pahit menjadi manis. Selamat menulis dengan baik. -IRS-