Selasa, 14 September 2010

Tiga Teknisi Sukhoi Meninggal Karena Sesak Nafas

Polri: Tiga Teknisi Sukhoi Meninggal Karena Sesak Nafas

Hukum & Kriminal / Selasa, 14 September 2010 11:19 WIB

Metrotvnews.com, Makassar: Tiga warga negara Rusia yang menjadi teknisi dan perakit jet tempur Sukhoi, Alexander, Voronim dan Victor Savanoc, meninggial karena dugaan sesak nafas. Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Komisaris Besar Polisi Hery Subiansauri di Makassar, Sulawesi Selatan Selasa (14/9), mengatakan, hasil pemeriksaan awal ketiganya meninggal karena dugaan diagnosa sesak nafas.

"Ketiganya mengalami sesak nafas, rongga dada, mual-mual dan mengalami pusing sebelum ketiganya meninggal," kata Subiansauri. Subiansauri mengatakan, ketiga korban sudah diotopsi oleh tim Laboratorium Forensik Universitas Hasanuddin dan Kedokteran Kepolisian Polda Sulawei Selatan dan Baray di Rumah Sakit Polri Bhayangkara.

Ketiga korban itu merupakan bagian dari 12 anggota tim garansi (warranty) perakit pesawat jet tempur canggih Sukhoi SU-27 SKM yang akan memperkuat Skuadron 11 Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin Makassar.

Ketiga anggota perakit dan teknisi Sukhoi itu tiba di Makassar Ahad, 5 September lalu, dan akan berada di Lanud Hasanuddin Makassar selama setahun untuk memberikan jaminan kepada personel TNI AU jika jet tempur super canggih itu akan menjadi bagian dari Skuadron 11 Lanud Hasanuddin. (Ant/DOR)


Semoga cepat diperiksa kasusnya dan ditanggulangi,jangan sampai kejadian ini membuat Indonesia sulit dimasa depan.

sumber: http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/09/14/28831/Polri-Tiga-Teknisi-Sukhoi-Meninggal-Karena-Sesak-Nafas

This "Moon Drop" really does something


terima kasih kepada Sang pemberi momentum foto ini, Sang pencipta segala benda yang ada di langit dan bumi dan terima kasih kepada seseorang yang senang melihat foto ini.
this is called "Moon Drop".

Kamis, 09 September 2010

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H


Keluarga besar KMPN mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1431 H.
Mohon maaf lahir batin.
Mudah-mudahan kemenangan ini nyata, bukan angan kita belaka. Semoga kita menjadi orang yang baik dari bekal kita selama ramadhan ini. Juga semoga kita dipertemukan dengan Ramadhan tahun depan. Amin.

Selasa, 07 September 2010

IAT ganti ketua

Setelah saya (Ibnu tx 22), (belajar) menjadi koordinator ikatan alumni teksound (IAT) selama setahun, akhirnya pada tanggal 4 September 2010, di daerah Kalibata (rumah farishki tx 27),diangkatlah Rizky Adhi Baskara tx 24 sebagai koordinator yang baru.
Semangat menjalankan amanah yang diemban, dan jangan malu2 buat nanya2 ke saya ataupun dedengkot yang lainnya..
:D

TEKSOUND!!
Woi hidup Teksound, hidup Teksound 8, Teksound Teksound Teksound!
Bravo teksound.

Mungkin sekarang Jakarta naik 5cm


Jakarta sudah menjadi pusat aktivitas manusia indonesia sejak lama dan ia seperti mempuyai magnet besar yang sanggup memangil orang-orang dari pelosok daerah untuk datang. banyak orang menaruh harapan dan mimpinya di kota besar ini walau hanya bermodal tekad dan nekad saja. Jakarta, tempat sejuta angan berlomba menggapai kenyataan.

Jakarta sudah biasa diinjak jutaan orang, dilindas kendaraan bermotor yang lalu lalang, dijadikan tempat sampah umum bagi segelintir (baca: mayoritas) masyarakatnya hanya sekedar untuk mencari rezeki. Jakarta sudah biasa tertekan lebih dalam ke perut bumi karena pembangunan gedung-gedung untuk menampung orang-orang yang datang ini. Jakarta mungkin senang karena telah menjadi tempat orang berjuang menggapai mimpinya.

Meski demikian, ada satu saat dimana jakarta merasa sedih, kesepian, merasa ditinggalkan oleh masyarakatnya. Lebaran mungkin menjadi penyebabnya. Disaat orang bergembira merayakan kemenangan, Jakarta justru merasa sedih. Disaat orang-orang merasa senang karena berkumpul bersama keluarga, jakarta justru merasa di tinggalkan.

Walau sedih, Jakarta seharusnya bisa lega karena minimal tidak ada lagi sebagian orang yang tak bertanggung jawab yang sangat senang mengotorinya tiap hari. Tak ada lagi sebagian orang yang melindasnya tiap hari. Seharusnya Jakarta tidak sedih, karena orang-orang meninggalkannya dengan suka cita.

Kepada masyarakat jakarta yang sedang pulang bersilaturahmi dan berhasil membuat Jakarta bersedih, selamat mudik dan hati-hati di jalan, jaga keselamatan dan saat kembali ke jakarta nanti tolong jangan memperparah jakarta lebih dari ini lagi. Kepada Jakarta, selamat karena engkau mungkin kembali naik 5 cm dari posisi dimana kau berada sebelumnya. Kepada seluruh muslim di dunia, 3 hari lagi adalah hari raya idul fitri. Mohon maaf lahir batin untuk semuanya.

Happy holliday and Ied Mubarak all... ^_^

Kamis, 02 September 2010

SATELIT PEMANTAU SEBAGAI SOLUSI PENGAWASAN WILAYAH TITIK API DI INDONESIA

Kebakaran hutan telah menjadi masalah yang kompleks di Indonesia. Kebakaran hutan yang terjadi karena perluasan lahan industri ataupun pertanian tidak diimbangi oleh kemampuan pemadam kebakaran untuk menanggulangi kebakaran tersebut. Menurut MODIS Web Fire Mapper pada juli 2006, 29.4% titik api di Indonesia terjadi di provinsi Riau dengan total 1,419 titik api dan 66% kebakaran terjadi pada lahan gambut.

Penanganannya pun masih sangat minim karena terbatasnya sarana dn prasarana untuk menanggulangi kebakaran atau untuk membatasi persebaran titik api yang ada. Penambahan armada sebagai solusi penanganan dapat saja dilakukan, namun untuk mengawasi seluruh wilayah Indonesia hal ini akan memakan biaya yang sangat besar.

Dengan perkembangan teknologi informasi, satelit dapat menjadi solusi yang lebih relevan dan menjanjikan untuk dikembangkan. Satelit dapat dijadikan alat utnuk memantau seluruh wilayah Indonesia dengan baik, karena pengawasan dapat dilakukan lebih lama dan informasi tentang wilayah yang diawasi dapat diperbaharui dengan lebih cepat. Pengawasan wilayah Indonesia pun tidak harus terikat lagi dengan wilayah yang harus diawasi. Dengan kata lain, untuk mengawasi titik api di wilayah Riau, tidak perlu dibuat stasiun pengawasan di daerah itu pula. Cukup dengan membangun stasiun pemadam kebakaran yang memadai agar bisa menangani kebakaran dengan lebih baik.

Investasi yang diperlukan untuk mengembangkan teknologi satelit pun kini bisa ditekan. Sebagai contoh, teknologi satelit nano saat ini dapat dikembangkan dengan biaya yang relative murah dan Negara dapat menanggungnya karena pengembangannya dapat dilakukan dengan kisaran biaya 2 sampai 3 milliar rupiah saja. Pengembangan teknologi satelit juga akan memacu perkembangan teknologi pendukung lainnya, seperti teknologi roket, system elektronik dan microchip serta teknologi informasi lainnya.

Hal yang paling penting dari perkembangan teknologi terkini adalah kebanggaan yang tumbuh pada rakyat Indonesia karena bangsanya telah mampu menguasai teknologi yang dipakai oleh Negara-negara maju lainnya. Ini seperti pribahasa “sekali mendayung dua tiga pulau terlewati,” Indonesia mampu menyelesaikan permasalahan kebakaran hutan sekaligus menumbuhkan kebanggaan pada rakyat Indonesia dan membuat Indonesia menjadi Negara yang dicintai rakyatnya dengan tulus.