Minggu, 07 November 2010

Pintu Dunia

terlalu banyak yang tak kumengerti
dan haus ku akan semua hal tak tertahankan
aku memandang bumi,
menerawang langit,
lalu ku teriak, "Aku ingin memahami dunia!"

ku coba pahami gemercik air,
ku bayangkan desiran angin,
kulihat manusia bercengkrama,
aku mencoba menjadi butiran air yang lebih besar
dibandingkan butiran lain yang ada di samudera

khayalanku sangat luas,
jika dibandingkan dengan ruang di kepalaku ini
mimpiku sangat besar,
dan harus ku topang dengan kaki kecilku ini

namun seketika kusadari,
bagaimana aku bisa memahami dunia,
sedangkan engkau tak sedikitpun kumengerti

engkau bisa muncul di pikiranku saat aku merenungi alam,
sedangkan aku tak tahu kenapa bisa terjadi demikian
engkau hadir di mimpiku saat aku mengistirahatkan raga ini,
tanpa sedikitpun aku menyadarinya

aku berpikir,
ternyata tuhanpun sayang kepada hambanya ini
hambanya yang mencoba hal yang tak mungkin ditanggungnya
dengan memberi satu tujuan,
bahwa aku harus memahami engkau dahulu

karena engkau adalah awal langkahku memahami dunia,
dan dengan engkau
aku yakin dapat mengerti dunia dengan lebih baik
dan indah seperti dirimu,
Iya,dirimu

-IRS-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar